Dampak dari peningkatan suhu global semakin nyata dan tidak dapat disangkal. Menurut data Layanan Perubahan Iklim Copernicus, dalam setahun terakhir, suhu rata-rata global telah meningkat sebesar 1,61 derajat Celsius dibandingkan dengan periode 1850-1900. Kenaikan suhu ini terutama disebabkan oleh aktivitas manusia yang menghasilkan emisi gas rumah kaca melebihi batas aman, yang memicu perubahan iklim yang ekstrem. Akibatnya, kita menghadapi ketidakseimbangan ekosistem yang menyebabkan bencana alam semakin sering terjadi, potensi gagal panen meningkat, pencemaran air dan tanah memburuk, serta berbagai gangguan kesehatan, termasuk peningkatan penyakit pernapasan dan infeksi.
Di tengah kondisi pemanasan global dan kerusakan lingkungan yang semakin parah, urgensi untuk menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan, atau sering disebut sebagai Go Green, semakin mendesak. Konsep ini mengingatkan kita pada prinsip interdependensi dalam kehidupan di bumi, di mana menjaga kelestarian alam dan sumber daya merupakan tanggung jawab bersama semua orang terlepas dari garis-garis batas wilayah dan negara. Di Asia sendiri, salah satu contoh negara yang aktif dan bisa menjadi acuan bagi Indonesia dalam inisiatif ini adalah Taiwan.
Menurut laporan dari American Council for an Energy-Efficient Economy, Taiwan telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam komitmennya terhadap keberlanjutan. Selama lima tahun terakhir, kapasitas energi terbarukan di Taiwan meningkat dengan rata-rata 21,9% per tahun, melampaui negara-negara tetangganya, seperti Korea Selatan, China, dan Jepang. Pemerintah Taiwan secara aktif bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan strategi pengurangan emisi karbon dan polusi udara. Pada tahun 2022, Taiwan meluncurkan Peta Jalan Pengurangan Emisi yang menetapkan target ambisius untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050. Founder Sebumi, Iben Yuzenho, beberapa waktu lalu diundang mengikuti Lokakarya Inovasi Digital APEC untuk Menerapkan Transformasi Rendah Karbon UMKM, yang akan diselenggarakan di Kota Taipei pada tanggal 12-13 Juni 2024. Tujuan utama dari lokakarya ini adalah untuk membantu UMKM memahami model-model yang dapat diterapkan untuk transformasi rendah karbon, serta mempromosikan solusi digital inovatif untuk model bisnis rendah karbon di platform internasional. Serta juga bertukar ide dan memperkuat jejaring kolaborasi dengan peserta dari berbagai industri dan negara mengenai strategi menginventarisir karbon hingga pengurangan karbon.
Taiwan, dengan komitmennya terhadap inovasi teknologi dan keberlanjutan, kini meluncurkan kampanye "Go Green with Taiwan". Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang gaya hidup ramah lingkungan dan memberikan dukungan agar masyarakat dapat mengadopsi gaya hidup tersebut. Gaya hidup Go Green merujuk pada upaya individu dan komunitas untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Kampanye ini memberikan kesempatan dan mengundang masyarakat untuk menciptakan inovasi yang didukung oleh mitra dari Taiwan dalam kategori energi dan penyimpanan, efisiensi energi, transportasi rendah karbon, material hijau, peralatan pendukung lingkungan, dan ekonomi sirkular. Taiwan terkenal dengan berbagai inovasi produk hijau, seperti panel surya portabel, kincir angin kecil, lampu LED hemat energi, peralatan elektronik dari bahan daur ulang, dan skuter listrik. Produk-produk ini membantu individu dan wirausaha sosial bertransisi menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Kampanye Go Green with Taiwan terbuka untuk peserta dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kampanye ini diselenggarakan oleh International Trade Administration (TITA) di bawah Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan dan Taiwan External Trade Development Council (TAITRA). Kamu dapat mengajukan inovasi dan rencana bisnis Anda menggunakan produk-produk hijau dari Taiwan yang berkolaborasi dengan kampanye ini. Untuk berpartisipasi, kandidat harus memenuhi empat kriteria utama: keberlanjutan lingkungan dan ekonomi, kelayakan, inovasi, dan koneksi dengan produk atau solusi dari Taiwan. Informasi lebih lanjut dapat diakses di gogreen.taiwanexcellence.org.
Taiwan Excellence adalah penghargaan yang diberikan kepada kandidat yang memenuhi empat syarat utama: penelitian dan pengembangan, desain, kualitas, dan pemasaran. Kandidat yang terpilih akan mendapatkan Taiwan Excellence Awards, dan prototipe mereka akan dijadikan percontohan bagi industri domestik serta dipromosikan oleh pemerintah ke pasar internasional untuk membentuk citra kreatif bagi bisnis Taiwan.
Selain berpartisipasi dalam kampanye Go Green with Taiwan, kita juga dapat memulai adopsi gaya hidup ramah lingkungan secara mandiri, seperti:
Nah, menarik dan sangat menginsipirasi bukan? Bagi kamu yang memiliki ide inovatif dengan wawasan lingkungan, yuk jangan lewatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam kampanye Go Green With Taiwan. Tiga proposal terbaik akan mendapatkan hadiah senilai USD 20.000. Kirimkan proposal Anda sebelum tanggal 31 Agustus 2024!